"Da'i Bachtiar" Diekstradisi ke AS

Demo Massa Ba\'asyir

"Da'i Bachtiar" Diekstradisi ke AS

- detikNews
Jumat, 07 Mei 2004 15:34 WIB
Solo - Sebuah keranda berisi pocongan yang ditutupi kain, diusung empat orang diiringi ratusan orang lainnya. Setelah berjalan kaki 4 km, pocongan itu diturunkan dan dibakar beramai-ramai. Sisa pembakaran dimasukkan keranda yang ditutupi kertas bermotif bendera Amerika Serikat lalu dimasukkan mobil untuk diekstradisi.Drama happening art itu dilakukan oleh sekitar 500 orang para pendukung Ba'asyir yang menamakan dirinya sebagai Umat Islam Surakarta (UIS). Mereka menggelar aksi berangkat dari Lapangan Kotabarat menuju bundaran Gladag Solo, Jumat (7/5/2004) siang. Peserta aksi yang turun adalah gabungan dari berbagai elemen muslim di Solo dan sekitarnya.Pocongan itu mereka gambarkan sebagai Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar yang setelah diturunkan dari jabatannya sebagai Kapolri lalu jenazahnya diekstradisi ke Amerika Serikat karena selama bertugas dinilai banyak menjalankan kebijakan atas pesanan pihak asing, terutama Amerika Serikat. "Dia harus diektradisi ke Amerika Serikat karena Indonesia haram buatnya," seru para peserta aksi.Peserta aksi juga menyodorkan enam bukti ketidakmampuan Da'i Bachtiar memimpin Polri sehingga dia harus diturunkan. Enam bukti itu adalah penembakan petani oleh aparat kepolisian di NTB, evakuasi paksa terhadap Ba'asyir dari RS PKU Solo, Polri dianggap melecehakan putusan MA dalam kasus Ba'asyir, dan pemukulan terhadap anggota-anggota laskar keislaman di Rutan Salemba.Dua bukti lainnya adalah penembakan dan penganiayaan aparat polisi terhadap para mahasiswa di kampus UMI Makassar, serta Polri yang dinilai berpihak kepada RMS dan melakukan penyerangan terhadap pendukung NKRI di Ambon.Tampak hadir di antara peserta aksi Direktur Pesantren Al-Mukmin Ngruki Ustdaz Wahyuddin, Ketua Front Pemuda Islam Surakarta (FPIS) Umar Kasim, dan lain-lainnya. Aksi tersebut berjalan cukup singkat. Setelah keranda dimasukkan mobil dan dibawa pergi dari arena aksi di Bundaran Gladag, massa pun berangsur-angsur membubarkan diri pulang ke tempatnya masing-masing.Sedangkan 'abu jenazah' yang katanya akan diekstradisi ke Amerika Serikat itu sendiri ditumpahkan di Halaman Mapolwil Surakarta. Mobil pengangkutnya dari Gladag dikendarai melaju ke arah barat melawan arus Jalan Slamet Riyadi menuju Mapolwil yang berjarak 4 km. (nrl/)



Berita Terkait