Juru bicara Gedung Putih Robert Gibbs mengatakan, bukan pemerintah AS yang bisa memutuskan apakah Mubarak harus mundur di tengah aksi protes besar-besaran terhadap kekuasaannya. Gibbs menegaskan, pemerintah AS tidak berpihak pada para demonstran maupun pemerintah Mesir. Namun ditandaskan Gibbs, pemerintah AS mengharapkan transisi yang tertib di Mesir.
Ketika ditanya wartawan apakah transisi itu berarti Presiden Mubarak harus mundur, Gibbs menjawab diplomatis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika didesak lagi apakah itu berarti Mubarak sebaiknya mundur, Gibbs menjawab: "Tidak, sekali lagi, bukan negara kami atau pemerintahan kami yang memutuskan soal itu."
"Rakyat Mesirlah yang akan memutuskan soal itu," tandas Gibbs seperti dilansir CBS News, Selasa (1/2/2011).
Aksi demonstrasi di Mesir hari ini telah memasuki hari kedelapan. Para demonstran bertekad akan terus menggelar aksi demo hingga Mubarak mengundurkan diri. Sejauh ini setidaknya 150 orang telah tewas dalam bentrokan antara aparat polisi dan para demonstran.
(ita/nrl)











































