PBR Siapkan Calon Presiden Perempuan Alternatif
Kamis, 06 Mei 2004 19:17 WIB
Solo - PKB dan PPP sedang berusaha mendekati PKS, PBR dan PBB untuk berkoalisi memunculkan capres alternatif. Namun diam-diam PBR sedang melakukan pendekatan dengan partai lain di luar PKB dan PPP untuk menyiapkan capresnya sendiri. Jangan kaget, yang sedang diperjuangkan PBR itu adalah capres perempuan.Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPP PBR, Zaenal Ma'arif, kepada detikcom, Kamis (6/5/2004) sore. Dalam perolehan suara dan kursi di DPR, PBR memang tidak memenuhi persyaratan untuk mengajukan capres kecuali jika bergabung dengan partai lain. Untuk itu, kata Zaenal, PBR sedang melakukan penjajakan dengan sejumlah partai lain, namun bukan dengan PKB dan PPP."Kami terus melakukan penjajakan dan mengintensifkan komunikasi politik dengan partai-partai lain. Sejauh ini partai-partai lain itu sudah memberikan apresiasi dan tanggapan yang menggembirakan sehingga kemungkinan apa yang menjadi keinginan kami ini tidak terhenti sebagai wacana saja," paparnya.Namun Zaenal masih enggan menyebutkan lebih rinci mengenai alasan mengapa PBR akan mengajukan capres perempuan, bagaimana kriteria dan siapa sosok yang dinilai oleh PBR memenuhi kriteria itu. Berkali-kali dia berkilah dengan mengatakan konsolidasi dengan partai lain masih akan terus dilakukan sehingga bisa merepotkan jika sudah menyebut nama.Dia hanya mengatakan sejauh ini capres perempuan hanya Megawati Soekarnoputri sehingga perlu dicarikan pesaing yang berimbang dari kalangan perempuan juga. "Biar tidak terlihat gersang peta politik menghadapi Pilpres mendatang. Kalau cuma Megawati dan capres lainnya laki-laki yang sebagian besar berlatar belakang militer akan terlihat kering," kilahnya sembari tertawa.Zaenal tetap bersikukuh tidak mau menjawab sosok yang dijagokan oleh PBR. Ketika ditanya apakah Khofifah Indarparawansa yang akhir-akhir ini sering disebut sebagai capres alternatif dari PKB, Zaenal hanya mengatakan bahwa kemungkinan Khofifah akan diajukan oleh PKB sendiri, tapi jelas bukan dia calon dari PBR.Apakah dia Siti Hardiyanti Rukmana? Zaenal menjawabnya dengan, "Beri saya kesempatan kali ini untuk tidak dulu menyebut nama dan kriteria. Tunggu dua hingga tiga hari lagi, pembicaraan mengenai capres alternatif itu sudah memasuki tahap yang lebih jelas. Tapi yang jelas kami serius memperjuangkan keinginan ini."
(asy/)











































