Massa Anti Nurmahmudi Bentrok dengan Polisi di Depok

Massa Anti Nurmahmudi Bentrok dengan Polisi di Depok

- detikNews
Senin, 24 Jan 2011 13:19 WIB
Depok - Massa yang menolak pelantikan Nurmahmudi Ismail sebagai Walikota Depok, terlibat bentrok dengan polisi. Setelah polisi memberikan tembakan peringatan, terjadi perang batu yang melukai wartawan.

Aksi ricuh ini terjadi di depan Kantor KPUD Depok, Jl Kartini, Pancoran Mas, Depok, Senin (24/1/2011). Massa dari Dewan Presidium Rakyat Depok Menggugat (DPRD-M), sebelumnya menggelar unjuk rasa sejak pukul 10.30 WIB.

Massa yang ngotot lantas terlibat aksi saling dorong dengan polisi. Demo pun semakin ricuh dan massa semakin tidak terkendali. Atas situasi ricuh ini, seorang polisi bernama Briptu Ferry melepaskan tembakan ke udara untuk menenangkan situasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dor! Namun massa bukannya tenang, malah semakin marah. Massa merangsek maju dan mengeroyok polisi. "Pistol saya sempat dibawa pendemo, namun kembali diambil oleh angota yang lain," kata Ferry.

Sedangkan, massa yang lain pun melempar batu ke arah polisi. Namun justru wartawan yang menjadi korban pelemparan batu. Iyung Rizky, wartawan sebuah TV swasta disambit batu dan dikeroyok.

"Tiba-tiba saya disambit dari jarak tiga meter oleh seseorang pendemo. Saya kejar pendemo, namun saya malah dikeroyok. Selepas itu saya tidak sadarkan diri," terang Iyung setelah dievakuasi ke Polres Depok.

Akibat peristiwa tersebut Iyung harus mendapatkan 4 jahitan di kening sebelah kanan. Bibirnya pun terluka akibat bogem mentah seorang pendemo.
(fay/nrl)


Berita Terkait