Setelah Macet, Pemda DKI akan Renovasi Lift Monas
Selasa, 04 Mei 2004 12:39 WIB
Jakarta - Sedia Payung Sebelum Hujan, pepatah ini nampaknya tidak lagi menjadi pegangan Pemda DKI. Setelah hampir menyebabkan puluhan orang celaka, Pemda DKI baru akan merenovasi lift Monumen Nasioanal (Monas).Niat itu disampaikan Gubernur DKI Sutiyoso kepada wartawan saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (4/5/2004)."Mulai besok saya instruksikan khusus lift yang ke atas (puncak Monas), saya minta ditutup selama 1 bulan untuk renovasi," kata mantan Pangdam Jaya ini.Tidak sekedar lift, menurut Sutiyoso, pihaknya juga akan melakukan evaluasi terhadap beberapa sarana keamanan dan kenyamanan Monas lainnya. Termasuk di dalamnya sistem penerangan yang ada di tangga darurat."Kita akan mengevaluasi secara menyeluruh, termasuk lampu-lampu di tangga darurat yang pada mati. Jaring pengaman juga akan kita pasang," tukas Sutiyoso yang nampak tergesa-gesa.Seperti diketahui, Minggu (2/5/2004), puluhan orang pengunjung nyaris celaka akibat macetnya lift Monas. Kondisi ini semakian diperparah ketika mereka mencoba turun lewat tangga darurat yang ada. Selain pengap, jalur darurat ini juga minim pencahayaan.Sejumlah pengunjung mengaku harus meraba-raba untuk sampai ke bawah. Bahkan ada juga yang sempat pingsan karena kekurangan oksigen.
(djo/)











































