Menurut seorang sandera warga negara Prancis yang ditangkap di Negeria, suara dalam rekaman yang mirip Bin Laden itu mengatakan, pelepasannya tergantung dari sikap pemerintahnya.
Bin Laden mengatakan, Prancis akan membayar mahal untuk kebijakannya di Afghanistan dan di tanah muslim lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami ulangi pesan yang sama untukmu: pembebasan tawananmu dari tangan saudaraku adalah berhubungan dengan penarikan tentaramu dari negara kami," kata Bin Laden lagi.
Rekaman suara ini adalah kali kedua bagi Bin Laden menyerang kebijakan Prancis, dengan menghubungkan kehadiran tentara Prancis di Afghanistan dengan penculikan warga negaranya di Nigeria. Bin Laden sendiri saat ini diyakini sedang bersembunyi di pegunungan, wilayah perbatasan Afghanistan dan Pakistan.
Tujuh warga negara asing, termasuk 5 dari Prancis, diculik di Negeria pada Semptember tahun lalu. Kelompok sayap Al-Qaeda di utara Afrika, Al-Qaeda in the Islamic Maghreb (AQIM), mengaku bertanggung jawab atas hilangnya mereka.
(lrn/lrn)











































