Kapolres Jakarta Pusat Kombes Hamidin saat dikonfirmasi membenarkan pengungkapan tersebut. "Kasusnya masih kita kembangkan," kata Hamidin saat dihubungi wartawan, Selasa (18/1/2011).
Hamidin mengungkapkan, korban merupakan gadis-gadis yang masih duduk di bangku SMP. "Rata-rata usianya belasan," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, salah satu paman korban bernama Kubil menuturkan, terkuaknya kasus ini bermula dari pengakuan keponakannya yang berusia 13 tahun, kepada orang tuanya. Peristiwa itu sendiri terjadi beberapa minggu yang lalu.
"Waktu itu keponakan saya berantem dengan temannya," katanya.
Sang ibu korban yang mengetahui perkelahian itu kemudian bertanya penyebabnya. Rupanya, perkelahian itu disebabkan karena seorang lelaki.
"Setelah kita selidiki, rupanya pria yang dimaksud anak-anak ini adalah om-om," katanya.
Dari penuturan anak-anak baru gede ini pula, diketahui bahwa mereka dikenalkan kepada om-om itu oleh tetangga mereka berinisial Ad. Ad awalnya mencekoki ABG-ABG tersebut dengan minuman yang diduga dicampuri minuman beralkohol.
"Sehingga anak-anak teler, lalu diajak ke hotel," katanya.
Di sebuah hotel di kawasan Jakarta Pusat, para ABG itu disetubuhi oleh si om yang sudah mengenal Ad itu. Para orangtua korban yang mengetahui hal itu lantas membawa Ad ke Polres Jakarta Pusat. Dari hasil pemeriksaan, Ad mengaku menjual ABG-ABG itu kepada si Om.
(mei/her)











































