SBY: Pertemuan Dengan Tokoh Lintas Agama dari Hati ke Hati

SBY: Pertemuan Dengan Tokoh Lintas Agama dari Hati ke Hati

- detikNews
Senin, 17 Jan 2011 21:56 WIB
SBY: Pertemuan Dengan Tokoh Lintas Agama dari Hati ke Hati
Jakarta - Presiden SBY memastikan jika inisiatif pertemuan dialog dengan tokoh lintas agama digagas oleh Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin. Permintaan tersebut disampaikan Din melalui pesan singkat kepada SBY.

"Prakarsa pertemuan malam ini dimulai dari SMS yang saya terima dari Pak Din Syamsuddin. Beliau menginginkan pertemuan dari hati ke hati," ujar SBY saat memberi sambutan dalam pertemuan dengan tokoh lintas agama di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (17/1/2011) malam.

Menurut SBY, pesan singkat tersebut dikirimkan saat dirinya tengah bertugas di Surabaya pada pertengahan Januari lalu. Setelah kembali ke Jakarta, SBY pun langsung merespon permintaan Din tersebut dengan mengirimkan undangan pertemuan yang digelar hari ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Alhamdulillah dapat kita wujudkan," tutur SBY.

SBY menambahkan, dialog dan komunikasi penting untuk mengurangi mispersepsi di kalangan tokoh lintas agama. Karena itu dia pun mengucapkan terimakasih atas kehadiran seluruh tokoh lintas agama yang hadir.

Sebelumnya, persoalan siapa yang mengundang para tokoh lintas agama sempat menjadi polemik. Pada awalnya sempat diperdebatkan bahwa undangan berasal dari istana langsung. Namun ternyata istana mengirimkan undangan setelah adanya permintaan melalui SMS dari Din Syamsuddin.

Hadir dalam pertemuan ini, Wakil Presiden Boediono serta para menteri seperti Menkominfo, Menag, Menakertrans, Mendiknas, Kapolri dan anggota Wantimpres Ma'ruf Amien. Juga seluruh staf khusus presiden.

Sementara dari kalangan tokoh lintas agama, hadir Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj, Ketum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, Ketua Konferensi Wali Gereja Indonesia Mgr D Sitomorang, Ketua Persekutuan Gereja Indonesia Andreas Yewangoe, Ketua Perwakilan Umat Budha Indonesia Siti Hartati Murdaya, Ketua Parisada Hindu Dharma I Made Gde Erata, Ketua Majelis Tinggi Agama Khonghucu Wawan Wiratama, Sekjen Matakin Sugeng Sentosa, Presidium Matakin Budi Tanu Wibowo, Ketua MUI Ichwan Syam, Plt Ketum Pimpinan Pusat Persis Irfan Syafrudin, Bikhu Sri Mahathera Pannyyavaro, dan Frans Magnis Suseno.

(nvc/rdf)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads