"Dan memang, apa yang telah beredar di media, selama 1 minggu ini baik dari sumber resmi atau tidak, itu betul," ujar Menkes Endang R Sedyaningsih dalam jumpa pers di kantornya, Gedung Kemenkes, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (17/1/2011).
Saat jumpa pers, doktor dari Harvard School of Public Health, AS, ini mengenakan baju dinas safari coklat lengan panjang dan rok senada. Dia tampak sehat dengan rambut khasnya yang pendek. Dia mengumbar tawa dan senyum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi memang betul pada waktu para menteri mau diangkat semua, kita semua cek kesehatan. Dan saya dinyatakan sehat. Setelah itu saya menulis surat pada semua menteri untuk menjalani cek kesehatan secara rutin, termasuk saya sendiri," ujar Menkes.
Endang Rahayu Sedyaningsih lahir di Jakarta, 1 Februari 1955. Pengangkatannya sebagai Menkes pada 22 Oktober 2009 lalu melahirkan cerita unik karena dia ditunjuk di detik-detik terakhir. Saking mendadaknya kala itu, dia harus naik taksi usai menghadiri rapat di Hotel Ritz-Carlton Jakarta ke Cikeas untuk memenuhi panggilan Presiden guna meneken pakta integritas. Dia bahkan tersesat, karena dia maupun sopir taksi tidak tahu kediaman SBY.
Sebelum menjadi Menkes, dia menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Farmasi, Badan Penelitian dan Pengembangan Depkes. (nwk/nrl)











































