โTapi ini kan bencana, kita tidak bisa mencegahnya. Hanya yang bisa dilakukan berhati-hati dan antisipasi. Maka selalu daerah harus selalu siap sistim komunikasinya. Kita tadi baru bicara soal perbaikan sistim komunikasinya dengan diatas dan disini masih terganggu,โ tegas JK.
Hal itu disampaikan Jusuf Kalla (JK) di sela-sela kunjunganya di Desa Sirahan yang sudah luluh lantah akibat terjangan banjir lahar dingin lima hari yang lalu di Kecamatan Salam, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (16/01/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
โPMI siapkan upaya evakuasi terjadi dan lain sebagainya. Kita sejak awal perhitungkan itu,โ tegas JK.
Saat menjawab tentang sejauh mana kepedulian dan perhatian pemerintah pusat terhadap bencana banjir lahar dingin yang melanda Magelang, Jawa Tengah JK menyatakan tidak cuma Pemerintah Pusat saja yang harus sigap dalam bencana ini. Semua jajaran pemerintah daerah hingga tingkat kecamatan pun harus siaga.
โPemerintah kan terdiri pusat, daerah kabupaten semua pemerintah kesatuan kalau begini tentu tugas daerah Kabupaten dan Kecamatan. Tidak berarti harus pusat terus menerus. Nanti daerahnya bagaimana. Jangan selalu tanggungjawabnya pusat terus. Sama dengan PMI ini kita melihat ini tugas cabang begitu,โย tegas JK.ย
JK menyatakan selayaknya di lembaga PMI, yang bekerja saat ini adalah ratusan relawan PMI dari PMI Cabang Magelang, PMI Jawa Tengah dan PMI Yogyakarta. Tentang banyaknya jembatan yang putus karena lahar dingin, JK mengimbau Departemen dan Dinas Pekerjaan Umum segera memperbaikinya.
ย
โHarus, pertama ya harus PU yang pasti harus merencanakan segera memperbaiki jembatan itu. Jalan alternatif pasti saja jauh. Itu tugas PU harus memperbaiki harus ada jembatan darurat. Harus ada jembatan darurat. Jembatan darurat banyak seperti belly misalnya putus ya harus diperbaiki lagi. Kodam punya banyak jembatan belly putus pasang lagi,โ tegas JK diamini Mantan Pangdam Kodam IV Diponegoro Letjend TNI Purn Soemarsono yang ikut dalam rombongan.
(nwk/nwk)











































