"ββAkan lebih baik bagi Milana jika berkontribusi membongkar siapa mafia lebih besar saat ini," ujar peneliti ICW, Febri Diansyah kepada detikcom, Jumat (14/1/2011).
Febri menjelaskan, keterbukaan Milana dapat membantu secara tidak langsung suaminya. Gayus tidak akan lagi menjadi sasaran empuk serangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Milana diharapkan mau berkoar siapa-siapa saja yang terlibat dalam kepergian Gayus. Milana juga diharap bisa menjelaskan maksud kepergian suaminya itu ke luar negeri.
"Hal ini akan sangat membantu Gayus agar tidak melulu menjadi sasaran empuk," tegasnya.
Sebelumnya detikcom mendapatkan dua data percakapan Denny-Milana. Data pertama, merupakan data percakapan via BBM tanpa tanggal. Namun, dari data itu, percakapan Denny dengan Milana terjadi tidak lama setelah Gayus bertemu Satgas di Singapura dan dibawa pulang ke Indonesia.
Data kedua, merupakan percakapan Milana dengan Denny antara tanggal 9 Agustus 2010 sampai 6 Januari 2011. Percakapan keduanya seputar penyampaian selamat Ramadan, kasus keluarnya Gayus dari Rutan dan pergi ke Bali, hingga kasus teranyar pelesiran Gayus ke luar negeri.
Dalam percakapan itu, Milana terlihat tidak berterus terang dan tidak mau jujur soal kasus pelesiran Gayus. Pengacara Milana Anggraeini, Hotma Sitompoel menuding Denny telah melakukan intimidasi. Percakapan BBM Denny Indrayana-Milana bisa dibaca di sini.
(mok/mok)










































