Gerindra Pasrah Jika Pembangunan Gedung Baru DPR Disetujui Lewat Voting

Gerindra Pasrah Jika Pembangunan Gedung Baru DPR Disetujui Lewat Voting

- detikNews
Kamis, 13 Jan 2011 14:00 WIB
  Gerindra Pasrah Jika Pembangunan Gedung Baru DPR Disetujui Lewat Voting
Jakarta - Partai Gerindra menolak pembangunan gedung baru DPR. Namun jika mekanisme persetujuan pembangunan gedung itu dilakukan melalui voting, partai yang diketuai Prabowo Subianto itu akan pasrah.

"Kalau besok voting kami bisa apa. Yang jelas kami sudah menyatakan sikap menolak," ujar Wakil Ketua Fraksi Gerindra Sadar Subagyo di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (13/1/2011).

Menurut Sadar, partainya hingga hari ini masih menolak pembangunan gedung baru di DPR yang ditaksir menghabiskan dana Rp 7 juta per meternya itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami yang jelas sampai sekarang menolak," imbuh Sadar.

Sebelumnya FPDIP, Hanura, dan Gerindra menyatakan penolakan atas pembangunan gedung baru DPR. Mereka menuturkan bahwa pimpinan DPR melakukan klaim sepihak atas kesepakatan fraksi terkait pembangunan gedung baru DPR.

Semula, proyek di Senayan itu dipatok seharga Rp 1,8 triliun. Kemudian ditekan menjadi Rp 1 triliun. "Saya yakin bisa di bawah Rp 1 triliun dan itu bisa kita usahakan bersama," janji Ketua DPR Marzuki Alie pada November 2010 lalu.

(nik/nrl)


Berita Terkait