"Kondisi kesehatan sang bayi memburuk dalam dua hari terakhir. Bisa saja akibat sang bayi lahir prematur dengan berat 1,7 kg. Bisa saja sang bayi mewarisi virus dari kedua orang tuanya," kata Humas RSU Pirngadi Medan, Edison Peranginangin kepada wartawan di RSU Pirngadi, Jl HM Yamin, Medan, Rabu (4/1/2011).
Menurut Edison, bayi yang belum sempat diberi nama itu dilahirkan pada pertengahan Desember lalu. 2 hari setelah melahirkan, Munawaroh meninggal. Sementara ayah si bayi Zulkifli seminggu kemudian.
Karena kondisi memburuk usai ditinggal kedua orang tuanya, bayi tersebut dilarikan ke RSU Pirngadi untuk medapat perawatan intensif. Saat ini, bayi yatim piatu tersebut menjalani perawatan intensif di ruang isolasi khusus penyakit menular RSU Pirngadi.
Sementara itu, Konselor Klinik VCT RSU Pirngadi, Indah Kemala Hasibuan mengatakan, tim dokter akan melakukan pemeriksaan cairan tenggorokan sang bayi untuk memastikan apakah sang bayi terinveksi virus HIV/AIDS sama seperti kedua orangtuanya.
Data RSU Pirngadi Medan mencatat, dari 117 kunjungan pasien sepanjang Desember 2010 lalu, sebanyak 14 orang di antaranya positif terjangkit HIV.
(rul/Ari)











































