"Persiapan MKH? No problem Nak," kata Arsyad usai konferensi pers di MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin, (3/1/2011).
Arsyad dalam sidang di MKH itu mengaku akan menceritakan semua hal terkait pertemuan anaknya, Neshyawati dan pihak Dirwan Mahmud. "Saya hanya menjelaskan apa yang saya kemukakan. Tidak ada bukti- bukti. Paling ditanya sejauh mana keterlibatan anak, keterlibatan anak sendiri," terang Arsyad.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya minta tolong semua orang yang datang ke rumah dipanggil. Tolong yang ketemu di kafe Majapahit dipanggil. Silakan. Periksalah," tegas Arsyad.
Tak hanya dipanggil MKH, Arsyad juga telah siap jika diperiksa KPK. "KPK? Silakan periksa saya, saya siap. Yang penting luruskan fakta kebenaran sehingga kehormatan, harga diri saya terasa di injak- injak menjadi betul. Justru yang membersihkan nama itu kebenaran," katanya.
Adapun terkait mekanisme pemeriksaan, Arsyad menyerahkan semua kepada pimpinan. Meski dirinya siap diperiksa secara terbuka.
"Kalau saya sih, kalau perlu di Monumen Nasional (Monas) itu saya diperiksa. Tapi karena peraturan menyatakan tertutup ya, saya patuh kepada kepada pimpinan," tutup Arsyad.
(asp/lrn)










































