Peristiwa itu terjadi di Dusun Mundon Desa Tancep Kecamatan Ngawen kabupaten Gunungkidul, Provinsi DI Yogyakarta. Kawasan Bukit Putih di dusun yang ada di kawasan perbukitan di Desa Tancep yang berbatasan dengan Kecamatan Cawas Kabupaten Klateng, Jawa Tengah itu longsor akibat hujan deras yang terjadi sejak pukul 14.00-15.30 WIB.
Korban tewas adalah Gito (65) yang tidak sempat menyelamatkan diri saat bukit yang ada disamping rumahnya longsor. Sedang istri dan beberapa tetangga dekatnya berhasil selamat meski rumahnya hancur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Purnomo sebelum terjadi bencana di wilayah Kecamatan Ngawen sejak pukul 14.00 terjadi hujan deras disertai petir. Sekitar pukul 15.30 WIB warga yang tinggal di bukit Putih Dusun Mundon mendengar suara gemuruh dari atas perbukitan. Sebagian warga berhasil menyelamatkan diri. Sedangkan Gito tidak sempat menyelamatkan diri ketika rumahnya roboh.
"Korban saat ini belum berhasil dievakuasi karena hujan masih deras dan sekitar longsoran juga dipenuhi lumpur," katanya.
Purnomo mengatakan pihak Muspika Ngawen bersama aparat desa saat ini mengungsikan ratusan warag yang tinggal di perbukitan kapur itu ke balai desa, rumah warga atau rumah kerabat yang lebih aman. Selain mengancam Dusun Mundon, longsornya Bukit Putih tersebut juga mengancam warga Cawas yang tinggal di bawah bukit tersebut.
"Ancaman longsor susulan masih mungkin terjadi kerena hujan belum reda," katanya.
Dia menambahkan saat ini pihaknya belum bisa memperkirakan jumlah kerugian akibat tanah longsor tersebut. Sedikitnya ada empat rumah warga yang mengalami rusak berat. Belasan rumah mengalami retak-retak dan ratusan pohon besar seperti Sengon, Jati dan Mahoni juga banyak yang roboh. "Jumlah hewan ternak seperti kambing dan sapi belum terdata, tapi berdasarkan laporan warga ada yang ikut
tertimbun," katanya.
(bgs/her)











































