Pantauan detikcom di Kawasan Tembalang, Sabtu (1/1/2011) dini hari, warga menyalakan kembang api di pinggir jalan sambil berteduh atau dari rumah. Suara ledakan kembang api menyalak di langit berkali-kali, bercampur dengan derai air hujan.
Hujan datang dan pergi sejak sore. Kadang diselingi gerimis dan guntur. Tapi kondisi itu tak menyurutkan langkah warga menyemarakkan malam pergantian tahun. Mereka tumpah ruah di jalan dan di pinggir jalan.
Sementara di pusat kota, Lapangan Pancasila Kawasan Simpang Lima, pada detik-detik pergantian hari, hujan telah berhenti. Sehingga, suasana pesta kembang api lebih meriah. Langit yang sedikit tertutup mendung, jadi terang benderang bermandikan cahaya.
Ribuan orang yang meluber hingga keluar lapangan bertepuk tangan saat kembang api memendarkan cahaya berwarna-warni di langit. Itu terjadi lebih dari 10 menit.
Perayaan tahun baru di kawasan ini disemarakkan oleh dua band ternama, /Rif dan Bondan & Fade 2 Black. Keduanya mampu menarik animo warga berdatangan sejak petang. Di Semarang, perayaan pergantian tahun juga digelar di berbagai titik di Semarang, baik indoor maupun outdor.
(try/anw)











































