"Karena takut, waktu itu akan ada pemeriksaan Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum). Saya diminta membakar matriks yang berisi rincian pemotongan anggaran ke Polres-polres," kata Yultje saat bersaksi untuk Komjen Susno di PN Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Kamis (23/12/2010).
Barang bukti yang dibakar berupa dokumen rincian pemotongan anggaran pengamanan Pilkada Jabar. Jumlah potongan per Polres/Polwil bervariatif, dari Rp 40 juta hingga Rp 400 juta. Total potongan se-Jabar mencapai Rp 8 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak memerintahkan Maman Abdurahman untuk memotong. Saya tidak punya kebijaksanaan. Saya tidak pernah menerima Rp 50 juta itu. Tanda tangan dalam buku kas bukan tanda tangan saya," ucap Susno membantah kesaksian Yultje.
(Ari/mok)











































