"Akhir 2011 nggak ada lagi anak jalanan di Jakarta. Insya Allah," kata Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri di Kantor Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (21/12/2010).
Menurut menteri asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, anak-anak jalanan di Jakarta itu akan disekolahkan. Sebagian mereka yang di-DO (drop out) atau putus sekolah akan diberi pelatihan-pelatihan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mensos mengatakan, pihaknya juga berupaya menaikkan anggaran untuk anak jalanan sebagai anak berkebutuhan khusus. Saat ini, anggaran untuk mereka berkisar 4 persen dari seluruh anggaran Kemensos atau sekitar Rp 271 miliar.
"Sampai saat ini kita baru memiliki 4 persen, dan inilah yang mau ditingkatkan hingga 20 persen. Itu dalam waktu 5 tahun ke depan. Sampai kabinet selesai ini," tandasnya.
Menurut Salim, peningkatan itu didasarkan Instruksi Presiden No 3 Tahun 2010 Tentang Pembangunan Berkeadilan. "Peningkatannya memang belum signifikan. Tapi Insya Allah di akhir 2014 mudah-mudahan sampai 20 persen," tutupnya.
(irw/ape)










































