Nesha Mengaku Tak Pernah Diperiksa Tim Investigasi MK

Nesha Mengaku Tak Pernah Diperiksa Tim Investigasi MK

- detikNews
Senin, 13 Des 2010 23:16 WIB
Nesha Mengaku Tak Pernah Diperiksa Tim Investigasi MK
Jakarta - Hasil laporan tim investigasi internal MK yang dipimpin Refly Harun juga menemukan dugaan adanya permainan terkait Pemilukada Bengkulu Selatan. Nama putri Hakim Konstitusi Arsyad Sanusi, Neshawati Arsyad, pun ikut terseret dalam sengakata Pemilukada tersebut.

Terkait hasil laporan tim investigasi yang disampaikan oleh Refly Cs ke MK, Nesha mengaku tidak tahu menahu seperti apa isinya. Yang jelas, hingga saat ini, Nesha mengaku tidak pernah dihubungi oleh tim investigasi untuk periksa.

"Saya juga tidak pernah diperiksa sama tim investigasi," ujar Nesha kepada wartawan di Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (13/12/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika pun akan dimintai konfirmasi, Nesha mengaku beberapa hari belakangan sedang sibuk berpergian. "Saya kan di China, pulang kemarin di Malang. Sabtu di Surabaya, Minggu pulang. Dan Senin ke sini (MK)," beber Nesha.

Menurut hasil investigasi tim, Nesha meminta uang sejumlah 3,5 miliar sebagai jasa supaya perkara Dirwan yang telah diputus oleh MK, bisa diajukan kembali. Namun hal itu dibantah oleh Nesya.

"Nggak pernah. Di tim investigasi ada (laporan) itu, tapi selama saya bertemu (dengan Dirwan), saya tidak pernah minta uang," tegas Nesha.

Terkait dengan pertemuannya dengan calon Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud, Nesha sekali lagi menjelaskan tidak ada deal apa pun. Memang ada pertemuan yang terjadi sebanyak dua kali. Dikatakan Nesha pertemuan itu tak lebih dari permintaan solusi oleh Dirwan terkait hasil putusan MK yang mengatakannya kalah dalam Pemilukada tersebut.

"Dia bilang mau konsultasi, apakah ada upaya hukum lain, karena merasa telah dizolimi kuasa hukumnya. Tapi saya bilang itu bukan kapasitas saya dan putusan MK itu sifatnya final. Saya juga tidak tahu ini perkara apa sebenarnya (ini), tapi setelah itu dia cerita ini perkara dia terpidana sehingga dia didiskualifikasi," beber Nesha.

Nesha melihat banyak kejanggalan terhadap hasil temuan tim investigasi. Salah satu hal yang paling disayangkan Nesha adalah tidak adanya klarifikasi yang dilakukan oleh tim investigasi kepada nama-nama yang dimuat dalam laporan hasil investigasi.

"Tim investigasi itu lucu, karena dia bilang pihak-pihak yang diperiksa namanya disebut, tapi dia tidak pernah diperiksa. Nama saya ada semua, tapi saya nggak pernah diperiksa, dihubungi nggak pernah. Buktinya saya nggak ada, saya juga di China," tandasnya.

(lia/mok)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini