"Hujan abu terjadi mulai pukul 06.00 WIB dan berangsur reda sampai pukul 08.30 WIB tadi," ujar Doni, warga Cirebon, melalui telepon, Sabtu (11/10/2010).
Menurutnya, hujan abu terjadi berasal dari perbukitan kapur yang masyarakat sekitar kenal sebagai Gunung Kuda. Di bukit yang berjarak sekitar 20 kilometer dari Cirebon tersebut memang merupakan lokasi tambang untuk sebuah pabrik semen yang beroperasi di sana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menduga, hujan abu terjadi terkait kondisi cuaca Cirebon beberapa hari terakhir yang memang tidak menentu. Angin yang hembusan cukup kencang dia duga sebagai pembawa abu hingga jauh lewati kawasan Gunung Kuda.
Akibat hujan abu, pagar-pagar rumah dan kendaraan bermotor yang diparkir di luar tampak diselimuti abu warna putih. Meski tidak setebal sebagaimana terjadi di Yogyakarta dan Malang pasca letusan Gunung Merapi dan Gunung Bromo, tetapi lapisan abu sangat terlihat cukup jelas.
"Tapi warga tidak sampai memakai masker," tambah Doni.
(lh/aan)











































