Satu Lagi Jamaah RI Meninggal Karena Flu Babi

Laporan dari Arab Saudi

Satu Lagi Jamaah RI Meninggal Karena Flu Babi

- detikNews
Sabtu, 04 Des 2010 03:01 WIB
Satu Lagi Jamaah RI Meninggal Karena Flu Babi
Madinah - Satu lagi jamaah haji asal Indonesia, SH0, dari kloter 48 Solo (S0C), yang positif terjangkit flu babi (H1N1) meninggal. SHO merupakan  jamaah Indonesia kedua yang meninggal karena terjangkit H1N1 di tanah suci.

SHO meninggal pukul 04.30 waktu Arab Saudi, Jumat (3/12/2010) di RS King Fahad.

"Jenazah sudah dimakamkan di Baqi setelah ashar tadi," kata Kepala Sanitasi dan Surveilans (Sansur) Zainal Ilyas di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI), Madinah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Istri SHO sejauh ini dalam kondisi sehat dan tidak menunjukkan gejala terjangkiti H1N1. Sementara tiga jamaah SOC 48 lainnya yang dibawa ke RS King Fahad setelah pemeriksaan VCR, dinyatakan negatif dari H1H1.

"Satu orang dievakuasi ke Jeddah untuk tanazul (pulang lebih cepat). Dua dirawat di sini," kata Zainal.

Tim kesehatan terus memantau kloter S0C 48 dari mereka datang pada 2 Desember lalu hingga lima hari ke depan.

Sebelum meninggalkan Madinah untuk pulang ke tanah air, jamaah SOC 48  akan discreening terlebih dahulu suhunya saat akan naik bus. Bila suhunya diketahui di atas 38 derajat celcius, si jamaah akan diberikan tamiflu. Dijadwalkan kloter S0C 48 akan pulang pada Minggu (5/12/2010).

Sebelumnya Tamiflu sudah diberikan kepada jamaah yang melakukan kontak erat dengan jamaah yakni 43 orang di kloter, 34 orang di sektor dan 23 orang di BPHI.

"Mulai tanggal 2 Desember  terus kita pantau. Sementara ini belum ada gejala tertular H1N1," tegas Zainal.

Sebelum SHO,  jamaah yang juga terjangkit H1N1, ST,  dari embarkasi Surabaya meninggal di RS Arab Saudi. Sementara seorang jamaah dengan kasus yang sama masih dirawat di RS Al Wadi Mina.

SHO  merupakan pasien H1N1 pertama di Madinah. Saat tiba di di Madinah  Jumat (26/11/2010),  SH0 sudah lemas dan mengeluh sesak nafas. Ia langsung dibawa ke dokter sektor II Madinah. Dari sektor II, SHO dibawa ke BPHI. Karena kondisi memburuk, pria berusia 56 tahun itu lalu dirujuk ke RS King Fahad.

Menurut Ketua Kloter 48 S0C Aidi Johansyah, saat berangkat haji dari tanah air SHO dalam kondisi sehat. Setelah 7 hari di Makkah, SHO mulai batuk-batuk dan kondisinya makin parah saat melakukan ibadah melontar jumroh di Mina.

(iy/)


Berita Terkait