Terancam Dibunuh, Pendiri WikiLeaks Akan Terus Bersembunyi

Terancam Dibunuh, Pendiri WikiLeaks Akan Terus Bersembunyi

- detikNews
Kamis, 02 Des 2010 11:19 WIB
Terancam Dibunuh, Pendiri WikiLeaks Akan Terus Bersembunyi
London - Pendiri situs WikiLeaks, Julian Assange saat ini tak berani muncul di depan publik. Pria berkebangsaan Australia itu terancam dibunuh terkait aktivitas situsnya yang membocorkan dokumen-dokumen rahasia AS. Karena itu Assange akan terus bersembunyi demi keselamatan dirinya.

Hal itu disampaikan juru bicara WikiLeaks, Kristinn Hrafnsson saat acara debat di Frontline Club di London, Inggris seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (2/12/2010).

"Kami telah mendapat ancaman dari pemerintah-pemerintah dan para komentator, beberapa darinya benar-benar gila, bahkan seruan untuk pembunuhan Julian Assange," kata Hrafnsson.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia dibenarkan soal mengkhawatirkan keselamatannya. Ketika ada orang-orang yang menyerukan, misalnya, pembunuhan dirinya, maka yang paling baik adalah menghindari perhatian publik," tandas Hrafnsson.

Dikatakan Hrafnsson, keberadaan Assange akan tetap menjadi rahasia.

Sebelumnya media Inggris memberitakan bahwa Assange berada di Inggris. Menurut harian The Independent, pria berumur 39 tahun itu tiba di Inggris pada Oktober lalu. Assange kini masuk dalam incaran badan kepolisian internasional, Interpol, yang telah mengeluarkan perintah penangkapan terkait dugaan pemerkosaan di Swedia.

(ita/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini