"Saya mesti melakukan mapping dulu lah. Tidak hanya pada kasus tertentu," ujar Busyro kepada wartawan di Kantor KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (2/12/2010).
Busyro pagi ini mendatangi Kantor KPK untuk melakukan silaturahmi dengan empat pimpinan lainnya, M Jasin, Haryono Umar, Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Rianto. Dia mengaku hanya sebatas kulo nuwun dan belum mau membahas kasus tertentu.
Ketika sudah resmi menjabat sebagai ketua KPK nanti, Busyro sudah ditunggu
sejumlah kasus besar yang sampai saat ini belum terusut tuntas. Di antaranya
adalah kasus dugaan suap saat pemilihan Miranda S Goeltom sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia dan skandal Bank Century.
Menanggapi banyaknya tantangan ini, Busyro berjanji akan melakukan pengkajian terhadap bukti-bukti yang ada terlebih dahulu.
"Kasus lain nanti ditakar dulu dari bukti-bukti yang ada, jelas patokannya.
Prioritasnya berdasarkan bukti-bukti yang menentukan nanti," terang Busyro.
Busyro telah terpilih menjadi pimpinan sekaligus Ketua KPK setelah memenangi
voting di Komisi III DPR pada Kamis (24/11) kemarin. Dia mengungguli empat
pimpinan KPK lainnya yang sudah dulu bertugas yakni, M Jasin, Haryono Umar, Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah.
Sebelumnya Busyro juga berhasil menyingkirkan Bambang Widjojanto, kandidat
lainnya yang berhasil lolos untuk menjalani fit and proper test pimpinan KPK.
(fjr/mok)











































