"Kita duga orang dekat. Namun kita belum menetapkan tersangka kasus pembunuhan ini," kata Kanit Polsek Koja AKP Imam TB kepada detikcom, Kamis (2/12/2010).
Imam menyatakan, polisi telah melakukan olah TKP di lokasi pembunuhan Ju Shi Liang alias Yanto (53) di Jl Deli Rt 11/07 No 17, Koja, Jakarta Utara. Petugas tidak menemukan barang yang hilang dari usaha las yang diberi nama bengkel 'Cipta Baru' tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Imam belum mengetahui dengan pasti motif pembunuhan tersebut. Hal ini disebabkan istri korban, The Lan Ing (40), juga mengalami penganiyaan dalam peristiwa itu. Ia mengalami luka cukup parah di bagian kepala.
"Istrinya masih trauma, dia takut kalau ketemu orang lain. Jadinya belum bisa kita mintai keterangan," katanya.
Polisi masih mencari tiga orang karyawan di bengkel las tersebut. Mereka akan dimintai keterangan terkait kasus pembunuhan itu. "Tapi sayangnya data karyawanya tidak ada, sehingga kita masih mencari identitasnya," katanya.
Ju Shi Liang tewas dengan hantaman benda tumpul. Namun polisi belum menemukan benda yang digunakan untuk membunuh korban. "Kita sudah cari tapi tidak ketemu. Di lokasi bengkel las itu kan banyak sekali besi," katanya.
Ju Shi Liang dibunuh Rabu, 1 Desember. Istrinya, The Lan Ing, juga mengalami luka-luka dan harus dirawat di RS Koja. Korban ditemukan oleh karyawannya bernama Sihar sekitar pukul 08.00 WIB. Korban dibunuh di depan anaknya yang masih berusia lima tahun.
(nal/nrl)











































