Menurut harian Malaysia, The Star seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (1/12/2010), Fadli ditangkap pada 13 Oktober lalu. The Star mengutip sumber kontra-terorisme regional yang tidak disebutkan namanya.
The Star menuliskan, Fadli dituduh terlibat dalam perampokan Bank CIMB Niaga di Medan, Sumatera Utara pada Agustus lalu. Pria Indonesia itu ditangkap saat bepergian ke Johor, Malaysia dengan menaiki bus. Saat itu dia kedapatan membawa dua revolver.
Aksi perampokan bersenjata api di Bank CIMB Niaga, Medan tersebut diduga dilakukan lebih dari 10 orang. Aksi perampokan yang terjadi saat bank dalam kondisi sepi itu menewaskan satu orang.
Dalam aksinya, kawanan perampok Bank CIMB Niaga sempat dua kali mengeluarkan timah panas. Kedua peluru mengenai seorang petugas satpam bank dan 1 anggota Brimob yang sedang berjaga. Aparat Brimob langsung tewas di tempat. Pelaku berhasil menggondol uang lebih dari Rp 200 juta.
(ita/nrl)











































