Ketua Umum DPP Partai Hanura Wiranto menegaskan, Presiden SBY dan Sultan sekaligus Gubernur DIY, tidak boleh ada suatu perbedaan pendapat.
"Nggak baik ada perbedaan pendapat. Hanya perbedaan pemikiran harus membuahkan keputusan yang baik. Bukan untuk Sultan bukan untuk Pak Presiden, tapi baik untuk masyarakat DIY," ujar Wiranto usai menjadi pembicara diskusi 'Dampak Penyelenggaraan Pemilukada Terhadap Perekonomian Rakyat di Jatim', di Auditorium Fakultas Hukum Ubaya, Jalan Kali Rungkut, Surabaya, Selasa (30/11/20).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seorang juri atau pemutus, saya kira harus ada satu pemikiran. Dimana pemikiran itu akan membuahkan keputusan yang menguntungkan kehidupan masyarakat DIY," tuturnya.
Ia menegaskan lagi, agar kepentingan masyarakat yang diutamakan. "Apapun pilihannya, dan bukan siapa yang menang apakah Presiden atau Pak Gubernur, yang penting demi kebaikan masyarakat. Saya kira dalam waktu dekat akan selesai," jelasnya.
(bdh/fay)










































