Fahri dan Andi adalah dua tokoh yang memang aktif di twitter. Keduanya gemar berdebat, terutama menyangkut kasus Century dan penanganan perkara politisi PKS Misbakhun. Tak jarang pula debat itu bernuansa panas.
Nah, perselisihan itu rupanya berlanjut ke dunia nyata. Setidaknya bagi Fahri, pembajakan akun twitter Andi tak perlu sampai dibesar-besarkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Fahri, Andi hanya perlu membuat akun baru dan memberitahu akun lamanya dibajak. Tidak perlu sampai penyelesaian ke arah hukum.
"Memangnya siapa Anda? Twitter itu kan gratis. Soal gampang itu," ucapnya.
Saat ditanya apakah siap berdebat lagi dengan Andi yang sudah memiliki akun baru, Fahri mengangguk setuju. Bagi wakil ketua komisi III ini, twitter adalah sarana untuk mempertajam kecerdasan otak.
"Menulis di twitter adalah tantangan agar kita terus berfikir. Biar kita nggak pikun," tutup pria yang menggunakan akun @FahriHamzah ini.
(mad/gun)











































