Rekan Kerja Duga Narsih Dibunuh Suaminya Karena Cemburu

Rekan Kerja Duga Narsih Dibunuh Suaminya Karena Cemburu

- detikNews
Kamis, 25 Nov 2010 15:11 WIB
Rekan Kerja Duga Narsih Dibunuh Suaminya Karena Cemburu
Jakarta - Motif pembunuhan TKW yang baru pulang dari Arab Saudi, Narsih (31), yang diduga dilakukan oleh suaminya, JA, masih terus diselidiki polisi. Namun rekan kerja suami Narsih menduga ada faktor kecemburan dalam terbunuhnya Narsih.

Dugaan ini muncul karena di inbox SMS HP Narsih terdapat kata-kata 'sayangku' dan 'cintaku'. "Kayaknya sih cemburu. Mungkin selingkuhannya, tapi nggak tahulah," kata rekan kerja JA, Yani, di toko material 'Simpangan' di Jl Balai Rakyat 1, Kampung Gempol, Cakung Timur, Jakarta Timur, Kamis (25/11/2010).

Yani (sebelumnya ditulis Yabi) merupakan saksi mata yang menemukan Narsih tewas di toko bangunan itu. Yani juga yang sempat berpapasan dengan JA yang saat itu wajah dan bajunya sudah ada bercak darah. Setahu Yani, JA pernah bercerita kalau dirinya sudah pernah menikah sebanyak 7-8 kali. Semua istri JA itu sudah diceraikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya nggak tahu juga yang ini yang ke berapa. Ke 7 atau ke 8," ujarnya.

Menurut Yani, setelah kejadian tewasnya Narsih di toko material, tadi malam mandor toko, Wito, langsung mendatangi rumah Narsih di Karawang. Anak Narsih dan JA juga tidak mengetahui di mana keberadaan bapaknya.

"Anaknya juga nggak tahu bapaknya asalnya dari mana," jelasnya.

Pantauan detikcom di TKP pembunuhan, ruangan eksekusi berada di sebuah dapur kecil di dalam bedeng. Banyak bercak darah yang tercecer di lantai dan dinding bedeng. Kondisi bedeng agak berserakan.

Tinggi bedeng kurang dari 2 meter sehingga untuk memasuki bedeng, orang harus membungkukkan badannya. Ada kasur dan lemari kecil berada di dalam bedeng. Bau anyir darah pun tercium di dalam bedeng. JA saat ini masih diburu polisi.
(gus/nrl)


Berita Terkait