Sempat Kacau, Jadwal Penerbangan Garuda Berangsur Normal

Sempat Kacau, Jadwal Penerbangan Garuda Berangsur Normal

- detikNews
Rabu, 24 Nov 2010 23:10 WIB
Sempat Kacau, Jadwal Penerbangan Garuda Berangsur Normal
Jakarta - Sejak Minggu (21/11), Garuda Indonesia membatalkan sejumlah penerbangannya ke beberapa daerah karena penerapan sistem baru IOCS (Integrated Operational Control System). Sampai pukul 19.30 WIB hari ini, Garuda memastikan hampir seluruh jadwal penerbangannnya berangsur normal.

"Seluruh penerbangan Garuda hingga pukul 19.30 WIB malam ini berjalan normal," kata VP Corporate Communications Garuda Indonesia, Pujobroto, dalam surat elektronik yang diterima detikcom, Rabu (24/11/2010).

Seluruh penerbangan yang berangkat dari bandara Soekarno-Hatta dengan berbagai kota tujuan, baik dalam maupun luar negeri, lanjut Pujobroto, juga tidak ada yang mengalami pembatalan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebanyak 88 penerbangan untuk hari ini berjalan normal. Meskipun direncanakan sepanjang hari Rabu (24/11) ini Garuda akan menerbangkan 103 penerbangan," katanya.

Meskipun perbaikan demi perbaikan terus dilakukan Garuda dalam rangka pengoptimal sistem baru tersebut, pihak manajemen berjanji aktivitas penerbangan segera normal. Pembatalan-pembatalan yang terjadi sejak Minggu sampai hari ini, terus menurun.

"Pada hari Minggu (21/11) lalu, cukup banyak terjadi penundaan dan pembatalan penerbangan, tapi sejak Senin jumlah penerbangan yang mengalami penundaan atau pembatalan terus berkurang. Senin (22/11) jumlah pembatalan mencapai 10 penerbangan, Selasa (23/11) berkurang menjadi 5 penerbangan dan hari ini Rabu (24/11), hingga pukul 19.30 WIB tidak ada lagi penerbangan yang mengalami pembatalan," jelasnya.

Sekalipun terjadi pembatalan, lanjut Pujbroto, pada rute-rute tertentu para penumpang masih dapat diberangkatkan ke kota tujuan yang sama dengan menggunakan
penerbangan berikutnya. Sebagai contoh dalam satu hari Garuda melayani penerbangan ke Surabaya sebanyak 13 kali, sehingga jika terjadi pembatalan pada suatu penerbangan tertentu, para penumpangnya akan dapat diterbangkan dengan penerbangan berikutnya.

Agar pembatalan seperti kemarin tidak kembali terulang selama pengoptimalan sistem baru berlangsung, Garuda membuat kebijakan tidak menerima pembukuan baru bagi penumpang yang akan melakukan perjalanan 23-24 November. Kebijakan ini dibuat untuk mengakomodasi penerbangan yang sebelumnya tertunda.

"Dengan tidak adanya pembukuan penumpang yang baru, maka kapasitas yang tersedia pada tanggal 23-24 November 2010 dapat dipergunakan untuk mengakomodasi penumpang yang mengalami penundaan atau pembatalan penerbangan, dan menghindarkan terjadinya
penumpukan penumpang. Dan untuk tanggal 23-24 November, Garuda juga menerapkan kebijaksanaan untuk memberikan penggantian sebanyak dua kali lipat dari harga tiket kepada penumpang yang penerbangannya terpaksa harus dibatalkan," tambah Pujobroto.

Dengan terus berjalannya segala perbaikan sistem ini, Garuda berharap agar seluruh penerbangannya kembali normal pada Kamis (25/11) besok. "Dengan langkah-langkah perbaikan yang dilaksanakan, diharapkan kegiatan operasional penerbangan Garuda akan kembali normal pada tanggal 25 November 2010," tandasnya.

(lia/irw)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads