Pantauan detik di pos polisi DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (23/11/2010), kelimanya digiring oleh polisi yang berjaga di Gedung DPR. Sedangkan 5 teman mereka lainnya yang ikut diperbolehkan masuk ke Gedung DPR, dibiarkan.
Kelima demonstran tersebut yakni Haris Rusli dari petisi 28, Kiki Kuntoro dari petisi 28, Heri Anshori Putra petisi 28, Urai Zulhenri dari Front Mahasiswa UI, dan Lubis dari petisi 28.
Lubis dan Urai tampak mengenakan topeng bergambar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Keduanya juga mengenakan rambut wig warna warni saat melempar mobil Toyota Crown Royal Salon dengan no pol RI 6.
Seorang polisi yang berjaga di pos polisi mengatakan kepada kelima demonstran bahwa perbuatan mereka termasuk dalam perbuatannyang tidak menyenangkan. "Bapak tadi katanya mau mempertanggungjawabkan. Sekarang menunggu pemilik mobil karena ini sudah menyangkut perbuatan tidak menyenangkan," kata polisi itu.
"Kami siap bertanggung jawab," ujar seorang demonstran, Haris dengan keras.
Hingga pukul 15.00 WIB, kelimanya masih menunggu Marzuki datang ke pos polisi. Sambil menunggu mereka diberi minuman mineral. Sementara sejumah demonstran lainnya masih melanjutkan aksi di depan Gedung DPR.
(gus/ken)











































