Ratusan Bangkai Ternak Korban Merapi di Cangkringan Dibakar

Ratusan Bangkai Ternak Korban Merapi di Cangkringan Dibakar

- detikNews
Senin, 22 Nov 2010 17:58 WIB
Ratusan Bangkai Ternak Korban Merapi di Cangkringan Dibakar
Sleman - Ratusan bangkai ternak korban letusan Gunung Merapi di Dusun Srunen Desa Glagaharjo Kecamatan Cangkringan Sleman itu dibakar. Langkah ini dilakukan agar bangkai-bangkai itu tidak menyebarkan bibit penyakit.

Pembakaran bangkai ternak itu dilakukan di sekitar kandang, reruntuhanΒ  rumah warga maupun di jalan-jalan dusun Srunen. Selain dibakar, tim relawan posko medik Veteriner Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Dinas Pertanian Provinsi DI Yogyakarta juga menyemprotkan disinvektan.

"Semua bangkai kita semprot probiotik, agar mempercepat proses pembusukan," ungkap Ketua posko medik veteriner FKH UGM, Prof. Dr. drh. Ida Tjahajati, M.S., di Dusun Srunen, Desa Glagaharjo, Senin (22/11/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Ida, pembakaran bangkai ternak ini dilakukan untuk membasmi wabah penyakit. Selain menimbulkan bau busuk disekelilingnya, bangkai ini juga menjadi sumber kuman dan bakteri.

"Ini bisa berbahaya, karena kuman dan bakteri yang sewaktu-waktu menular ke manusia.Β  Ini yang sering kita sebut zoonosis," katanya.

Sementara itu Kepala Seksi Keswan dan Kesmavet, Dinas Pertanian,Provinsi DIY, Drh. Haris Handono mengatakan di wilayah Srunen, Kali Tengah paling banyak ditemukan bangkai hewan ternak yang mati akibat awan panas. Pembakaran dilakukan untuk mengantisipasi dampak yang ditimbulkan bagi kesehatan masyarakat veteriener, meski warga setempat belum banyak yang kembali.

"Pembakaran dilakukan dengan kayu-kayu dan ban bekas serta disaksikan warga maupun pemilik ternak," kata Haris.

(djo/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads