"Dari kemarin kita sudah amankan 35 orang yang terlibat dalam aksi tawuran di Johar Baru," ujar Kasat Reskrim Jakarta Pusat Kompol Yoyon Tony Surya Putra saat dihubungi detikcom, Senin (22/11/2011).
Menurut Yoyon, polisi mengamankan 35 warga tersebut untuk memberikan shock therapy. Polisi juga mencari tahu provokator dan penyebab pemicu tawuran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi juga melakukan sweeping benda-benda yang mencurigakan dari malam hingga pagi tadi, yang kemungkinan dipakai warga saat tawuran, seperti sejata tajam dan busur panah.
"Nanti akan kita lakukan sweeping lagi, namun menunggu waktu yang tepat," kata Yoyon.
Yoyon meminta agar warga Johar Baru dapat menyelesaikan masalahnya dengan cara kekeluargaan dan tidak dengan bertindak anarkis.
"Seperti musyawarah, dan perlu peran para pemuka masyarakat di sana," himbaunya.
Pada Minggu (21/11) malam, puluhan orang terlibat tawuran di Jalan Baladewa Kiri, Kecamatan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakata Pusat. Tawuran tersebut terjadi antara kelompok dari warga Baladewa dan warga Johar Baru.
(fiq/gun)











































