Keluarga Sumiati dari Dompu, Bima, Nusa Tenggara Barat, pun akan diterbangkan ke Arab Saudi. Soal kapan mereka berangkat ke Arab Saudi, hingga kini masih menunggu visa.
"Kasus ini terus dipantau. Keluarga yakni paman Sumiati kita fasilitasi untuk datang ke sini," kata Duta Besar RI untuk Arab Saudi Gatot Abdullah Mansyur di Kantor Misi Haji Indonesia, Makkah, Rabu (17/11/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sumiati saat ini masih dirawat di RS King Fahad Madinah. Kondisinya sudah mulai membaik, setidaknya ia sudah mau makan dan minum serta berbicara meski kondisi mulutnya yang digunting sang majikan belum pulih. Sumiati juga sudah difasilitasi untuk berbincang dengan orang tuanya, sang ayah Salan Mustafa, dan
ibunya.
"Di King Fahad, kita sudah titipkan Sumiati pada dokter khusus dan kita dampingi perawat dari Indonesia," kata Gatot.
Menurut Gatot, saat ini jumlah tenaga kerja Indonesia di Arab Saudi mencapai 1 juta orang. Dari jumlah itu, setiap tahunnya, KBRI menerima sekitar 8 ribu kasus mulai dari gaji tidak dibayarkan sampai penganiayaan. "Yang kena masalah tidak sampai satu persen, meski begitu kami tidak akan membiarkan," tandas Gatot.
(iy/mad)











































