"Enggak enggak ada, enggak percaya," kata Pia saat dihubungi detikcom, Jumat (12/11/2010). Pia ditanya soal kemungkinan Gayus bertemu Ical.
Perkara Gayus dalam kasus pajak memang menyeret grup usaha Bakrie yakni PT KPC dan Bumi Resources. Tidak heran kalau Ical dengan mudah dikait-kaitkan dengan Gayus saat berada di Bali. Apalagi pada saat di Bali, Ical juga menonton turnamen tenis yang sama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pia yakin, Gayus tetap akan memegang teguh ucapannya bahwa dia akan membongkar praktek mafia Pajak seperti dahulu yang pernah dia sebutkan. "Waktu Rabu (10/11) kita tanya, Gayus tetap komit dengan kita untuk membuka semuanya," terangnya.
Dalam berita Kompas hari ini disebutkan, bahwa Kompas memperoleh informasi bahwa pada Sabtu pagi, Aburizal disebut-sebut bertemu Gayus di sebuah resor yang dimilikinya. Aburizal diduga didampingi Fuad Hassan Masyhur, Ketua Bidang Informasi dan Penggalangan Opini DPP Partai Golkar yang juga pemilik travel haji dan umrah yang terkenal.
Sebelumnya, pengurus DPP Partai Golkar Lalu Mara, yang juga orang dekat Aburizal menegaskan, tidak ada hubungan apa-apa antara Ical dan orang mirip Gayus. "Itu hanya dihubung-hubungkan saja, jelas tidak ada itu," katanya saat berbincang dengan detikcom, Selasa (9/11/2010) lalu.
Ical menanggapi santai isu dirinya bertemu Gayus di Bali. Dia jelas membantah keras isu itu. "Kalau mau bertemu Gayus, kenapa mesti di Bali," kata Ical seperti diberitakan Kompas. Namun, Ical memang membenarkan dirinya berada di Bali pada Sabtu (6/11/2011).
Sementara Fuad dalam berita Kompas itu juga membantah ikut pertemuan itu. "Saya tidak ikut. Saya kan lagi di Tanah Suci, Mekkak sekarang. BIasanya saya memang ikut kalau ke daerah, tetapi kemarin tidak," urai Fuad.
(ndr/asy)










































