Bantahan disampaikan Wakil Ketua Komisi VIII DPR yang sekaligus menjadi Ketua Tim Delegasi Pengawasan Haji I Chairunnisa usai melakukan pertemuan dengan Kadaker Madinah Subakin Abdul Muthalib di Kantor Haji Indonesia Madinah, Jumat (5/11/2010).
Chairunnisa menjelaskan, rombongan pertama berjumlah 28 orang yang terdiri dari 14 orang anggota DPR, 3 orang dari sekretariat, 2 orang staf ahli dan sisanya baru pendamping.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau menurut saya tidak sampai kalau dibilang 170 orang. Ini saja diberitakan 40 orang, padahal hanya 28 orang," kata Chairunnisa.
Politisi dari Golkar itu juga menyatakan pendamping tidak menggunakan fasilitas negara. Mereka menyewa bus sendiri untuk transportasi.
"Insya Allah DPR masih bagus. Masih on the track," tukas perempuan yang memakai jilbab putih itu.
Empati Bencana
Chairunnisa juga membantah tudingan DPR tidak memiliki empati terhadap korban bencana di tanah air. Bagi Chairunnisa, memantau pelaksanaan haji tetap wajib dilakukan. Sementara untuk menangani bencana Komisi VIII sudah menugaskan tim yang lain.
"Tim Komisi VIII sudah berbagi tugas, kan jumlahnya 48 orang, sebagian sudah ke Mentawai, sebagian ke Merapi," kata Chairunnisa.
Sebelumnya, mantan Ketua Umum PBNU yang juga menjadi nakib amirul haj Hasyim Muzadi menyatakan mendapat informasi rombongan DPR yang ke tanah suci berjumlah 170 orang. Hasyim juga mengkritik kepantasan dan prioritas anggota DPR tetap ke tanah suci saat banyak bencana di tanah air.
Sementara Menag Suryadharma Ali menyatakan rombongan DPR tidak mencapai 180 orang. Ia juga menyatakan kunjungan DPR masih sesuai aturan.
(iy/anw)











































