"Pemprov DKI akan membangun dua jembatan layang. Yang pertama dari Casablanca ke jalan KH Mas Mansyur, yang kedua dari Jalan Iskandarsyah ke Cipete," ujar Kepala Dinas PU DKI Hery Baskoro.
Hal itu disampaikannya seusai menjadi pembicara dalam diskusi bertajuk Macet dan Banjir: Apa Solusinya, yang digelar di Hotel Lumire 1, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Rabu (3/11/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk fly over Casablanca-KH Mas Mansyur panjang jalan sekitar 4 Km dan jalan layang Iskandarsyah-Cipete sepanjang 3 Km.
Menurut Hery, anggaran pembangunan dua flyover ini sebesar Rp 2 triliun yang diambil dari APBD Pemprov DKI Jakarta. Tidak ada dana dari APBN pusat yang dilibatkan.
"Diharapkan akhir tahun ini kita sudah bisa start dan sudah rampung pada tahun 2012," terangnya.
Ada pun, lanjut Hery, saat ini tahapannya baru pada level persetujuan Gubernur dan tahap lelang. Untuk kontraktor dari proyek ini juga belum diputuskan.
Hery mengakui proyek ini akan terkendala traffic di kedua lokasi tersebut yang memang cukup padat. Tapi dia meyakinkan, hambatan tersebut dapat diatasi.
"Tidak akan ada pengalihan jalur. Kita hanya akan melakukan penyesuaian," tandasnya.
"Dua jalur itu yang diambil karena advantage per cost-nya paling besar," tutupnya.
(fjr/mok)











































