Besarnya bantuan AS ini diumumkan oleh Duta Besar AS Scot Marciel dalam siaran pers yang diterima detikcom, Jumat (29/10/2010). Bantuan pemerintah AS ini disalurkan lewat Kantor Bantuan Bencana Luar Negeri (Office of Foreign Disaster Assistance - OFDA).
Janji bantuan ini telah disampaikan Scot Marciel saat menyampaikan pidato di depan para mahasiswa Universitas Indonesia hari ini. Bantuan ini akan dimaksudkan untuk menolong lebih dari 40.000 warga terlantar yang menjadi korban bencana di sekitar Gunung Merapi dan tsunami di Kepulauan Mentawai.
Pemerintah AS akan bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan LSM-LSM lokal untuk membagikan bantuan tersebut. Dana ini akan digunakan segera untuk pembelian, pendistribusian serta penyediaan bahan-bahan bantuan kemanusiaan seperti selimut, barang-barang nonmakanan, masker, air bersih serta peralatan sanitasi dan kesehatan. Dana bantuan ini juga akan digunakan untuk menolong para pengungsi agar dapat kembali ke rumah mereka masing-masing dan kembali menjalankan kegiatan mereka secara normal.
Sebelumnya Komisi Eropa memberikan bantuan dana sebesar 1,5 juta Euro untuk menolong puluhan ribu korban yang selamat dari letusan Gunung Merapi dan tsunami di Mentawai. Sejauh ini lebih dari 300 orang dipastikan tewas akibat tsunami di Mentawai. Ratusan orang lainnya hingga kini belum ditemukan. Sedangkan bencana letusan Gunung Merapi telah menewaskan 36 orang.
(asy/asy)











































