Berbagai cara dilakukan generasi muda memperingati Hari Sumpah Pemuda hari ini. Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) melakukan aksi keliling areal kampusnya mengajak mahasiswa untuk bersimpati dan peduli terhadap korban bencana di tanah air, terutama gempa di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar).
Berbeda dengan aksi biasanya, aksi mahasiswa tidak diwarnai dengan aksi bakar ban. Namun mahasiswa menggelar aksi damai dengan mengikatkan kain putih di lengan kanan. Hal ini simbol ungkapan berkabung atas bencana alam yang terjadi di sejumlah daerah.
Dalam aksinya, mahasiswa juga menggalang sumbangan untuk korban gempa dan tsunami di Mentawai. Penggalangan dana tidak hanya dilakukan di lingkungan kampus di Jl. Dr Mansyur, Medan, namun juga di sejumlah persimpangan dan lampu merah di sekitar kampus
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak menafikan tentang pendidikan yang mahal hingga tidak dinikmati banyak generasi muda, namun pada momen peringatan hari Sumpah Pemuda kali ini, kami lebih menghimbau masyarakat luas untuk membantu meringankan beban para korban bencana," kata Hengki.
Sebelumnya, aksi serupa juga dilakukan sejumlah mahasiswa di Semarang, Jawa Tengah. Mereka memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan menggalang amal untuk korban letusan Merapi dan Mentawai.
(djo/djo)










































