"400 Orang masih hilang, 15 orang mengalami luka berat dan 25 orang mengalami luka ringan," kataย Staf Khusus Presidan Bidang Bencana dan Bantuan Sosial, Andi Arief, saat dihubungi detikcom, Rabu (27/10/2010).
Andi memperoleh data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar. Selain itu didapatkan juga data mengenai bangunan yang rusak di Mentawai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya diketahui, medan berat dan kurangnya peralatan pendukung menjadi hambatan dalam pencarian korban Tsunami di Mentawai yang hilang. Tim pencari menggunakan 4 helikopter untuk mencari titik-titik yang diduga sebagai tempat terseretnya warga akibat terjangan gelombang Tsunami.
"Saat ini sudah ada 3 helikopter dari TNI dan Basarnas yang beroperasi mencari korban hilang. Kemungkinan bertambah satu lagi," kata Kepala Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana Sumbar, Ade Edward, kepada detikcom.
Ade mengakui, kondisi alam dan infrastruktur yang minim membuat tim pencari korban kesulitan untuk melakukan penyusuran titik-titik bencana. Tidak hanya curah hujan tinggi, namun ketinggian gelombang laut pasca gempa turut menjadi kendala.
(ndr/asy)










































