Para korban luka bakar itu sempat menjalani perawatan di RS Panti Nugroho, Sleman. Namun, akhirnya para korban luka bakar itu dirujuk ke RSUD Sardjito, Yogyakarta.
"Sesuai protap maka korban luka bakar minimal 40% kami rujuk ke RS Dr. Sardjito. Saat tiba, korban luka bakar ini ada yang pakaiannya leleh dan menempel di kulit," ujar dr. Adi Mulyanto, dokter di RS Panti Nugroho saat ditemui detikcom, Selasa (26/10/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut daftar nama 7 korban luka:
1. Ny. Sri Yuniati (34), warga Gondang, sesak nafas.
2. Ny. Ratmi (34), warga Kinah Rejo, luka bakar 63%.
3. Ny. Maulina (32), warga Ngangkrik, sesak nafas. Sudah diperbolehkan pulang.
4. Ny. Pudjo (68), warga Ngangkrik, luka bakar 60%, patah tulang lengan dan kaki kanan.
5. Sdr. Arif Candra (23), warga Kedung Sirih, luka bakar 60%.
6. Sdr. Seno (26), warga Kaliurang, sesak nafas.
7. Sdr. Wahyu (17), warga Kedung Sirih, luka bakar 40%.
Awan panas Merapi ini diperkirakan bersuhu 600 derajat Celcius. Saat terjadi erupsi, awan panas yang sering disebut 'wedhus gembel' itu menyembur hingga ketinggian 1,5 KM. (lh/asy)










































