"Di situ memang sering tergenang air. Kami akan koordinasi dengan Dishub untuk menggeser u-turn," kata Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda Metro AKBP Kanton Pinem kepada detikcom di Polda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (26/10/2010).
Putaran yang kemarin banjir sepinggang ini terletak di jalan menurun. Lokasi tepatnya ada di depan gedung YAKYF/Klinik RHC. Jika nanti ada putaran baru, tidak boleh berada di turunan atau tanjakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
U-turn atau putaran di turunan jalan dikhawatirkan tergenang air seperti yang terjadi sekarang. Sedangkan kalau putaran di tanjakan juga akan menyulitkan kendaraan berputar karena kurang tenaga.
"Kita akan survei dulu. Nanti kita akan bertemu dengan Dishub," imbuhnya.
Kanton menyarankan kepada masyarakat untuk selalu menghindari jalan-jalan yang langganan banjir saat hujan besar tiba. Tujuannya agar warga tidak sampai terjebak selama berjam-jam seperti kemarin.
"Kalau memang di situ banjir, kita hindari untuk berbelok di situ. Kalau sudah hapal situasi di sana, hindari," tutupnya.
Hujan besar Senin (25/10) kemarin di Jakarta menyebabkan banjir dan genangan di berbagai tempat. Salah satu yang paling parah di putaran Warung Buncit yang memutus lalu lintas antara Mampang dan Ragunan.
Kemacetan terus terjadi sampai larut malam. Warga yang tidak sabar akhirnya membongkar paksa separator busway. Sejumlah kendaraan pun berputar balik dengan cara melawan arus.
(mei/fay)











































