Pantauan detikcom, Kamis (21/10/2010), kondisi udara ibukota Provinsi Riau itu tidak secerah sebagaimana biasanya. Kebakaran lahan yang belum bisa teratasi membuat Pekanbaru diselimuti asap. Walau jarak pandang masih normal, namun kabut asap tampak menyelimuti langit.
Meski demikian, aktivitas masyarakat di kota tersebut masih berjalan normal. Beberapa pengendara kendaraan bermotor roda dua, juga belum banyak yang menggunakan masker.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, menurut data BMG, suhu udara di Pekanbaru sempat menduduki 36 derajat celcius. Padahal biasanyaย rata-rata sekitar 35 derajat celcius.
Tercatat pula, sudah lebih 100 titik api yang menyebar di seluruh wilayah Riau. Kondisi cuaca yang semakin panas, membuat sebaran api terus menjalar di kawasan hutan bergambut.
Pemprov Riau agaknya juga sudah kewalahan menanggulangi masalah ini. Dalam rapat koordinasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, mereka meminta bantuan Pemerintah Pusat untuk membuat hujan buatan.
Data Pemprov Riau menyebutkan sudah lebih dari 5 ribu hektar lahan yang terbakar. Termasuk juga program kebun sawit untuk masyarakat miskin, sekitar 200 hektar sudah ludes dilalap si jago merah.
(djo/djo)











































