Kejar Rapat Kabinet, Wapres Pulang ke RI Kamis Pukul 00.45 Dini Hari

Laporan dari China

Kejar Rapat Kabinet, Wapres Pulang ke RI Kamis Pukul 00.45 Dini Hari

- detikNews
Rabu, 20 Okt 2010 20:03 WIB
Kejar Rapat Kabinet, Wapres Pulang ke RI Kamis Pukul 00.45 Dini Hari
Beijing - Wakil Presiden Boediono akan mengakhiri kunjungan kerjanya yang dipersingkat ke Nanning dan Beijing, China. Wapres akan terbang dari Bandara Internasional Beijing, Kamis (21/10/2010), pukul 00.45 waktu  setempat atau pukul 23.45 WIB Rabu (20/10/2010).

Boediono, Ibu Herawati, serta rombongan menteri take off dengan pesawat Singapore Airlines SQ801 menuju Tanah Air. Sekitar pukul 07.00 WIB, pesawat akan mendarat di Bandara Internasional Changi Singapura.

Wapres lalu melanjutkan perjalanan dengan pesawat Garuda Indonesia GA 8254. Ia dan rombongan dijadwalkan tiba di Jakarta pukul 11.05 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pukul 20.00 WIB, malam ini, sebelum beranjak ke Bandara Beijing, Wapres masih akan menggelar pertemuan dengan WNI yang tinggal di China. Pertemuan diselenggarakan di Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) untuk China.

Sebelumnya, ia bertemu dengan Wakil Presiden China Xi Jinping di Great Hall People dekat lapangan Tiananmen sekitar pukul 18.00. Satu buah MuO di bidang ekonomi dihasilkan dari pertemuan antar-pemimpin negara tersebut.

Boediono dipastikan hanya mempunyai waktu istirahat di dalam pesawat Singapore Airlines dan Garuda yang membawanya. Setibanya di Jakarta, ia akan langsung mengikuti rapat kabinet di Bogor, Jawa Barat (Jabar), bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pukul 13.00 WIB.

Wapres harus menyingkat kunjungannya ke Nanning dan Beijing karena hendak mengikuti rapat kabinet.  Seharusnya, ia berada di China sejak Senin (18/10/2010) hingga Jumat mendatang. Wapres yang pergi ke China menggunakan pesawat Kepresidenan RJ 85 akhirnya pulang dengan pesawat komersial untuk mengejar waktu. Wartawan berikut staf perjalanan yang masih tersisa dinaikkan ke pesawat RJ dan akan sampai di Jakarta lebih lama, karena harus transit di beberapa bandara.

(irw/anw)


Berita Terkait