Namun Mabes Polri mengimbau agar masyarakat tidak panik menghadapi isu tersebut.
"Masyarakat jangan terlalu panik dengan isu tersebut. Mungkin isu yang berkembang itu orang ingin membuat situasi nggak nyaman," ujar Kabid Penum Mabes Polri Kombes Pol Marwoto Soeto, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (18/10/2010).
Marwoto mengatakan, hingga kini belum diketahui jumlah peserta aksi nantinya. Namun direncanakan para korlap aksi akan bertemu dengan pihak Kepolisian.
"Nanti korlapnya akan ketemu kita berapa massa yang turun, di mana lokasinya," jelas Marwoto.
Marwoto memprediksi pada aksi nanti akan ada kubu yang pro dan kontra. Untuk itu para pendemo diminta agar tidak melakukan aksi anarkis.
Lebih lanjut Marwoto mengatakan, kalau dalam penanganan demo nanti, Protap Kapolri I/X/2010 sudah dapat digunakan.
Apa akan ada perintah tembak di tempat jika massa yang berdemo anarkis?
"Kita lihat situasinya kan ada tahapan-tahapannya," tukas Marwoto. (ddt/nwk)











































