"Saya rasa wajar dan biasa-biasa saja kalau sampai pertanyaan itu muncul kalau sebatas pengetahuan umum," ujar Ruhut kepada detikcom, Rabu (13/10/2010).
Menurut dia, sebagai kepala negara, tentu wajar kalau pertanyaan seperti itu diselipkan. "Sekarang begini ya seperti ada pepatah 'dimana ada gula disitu ada semut'. Dan posisi Pak SBY saat ini sebagai kepala negara itu ibarat gula yang manis wajar jadi wajar dong kalau banyak yang mengenal," lanjut Ruhut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita harusnya bangga punya presiden seorang seniman. Lihatlah ini sebagai sesuatu yang positif," imbuhnya.
Ruhut juga menampik jika pertanyaan itu salah satu strategi yang digunakan SBY untuk mempromosikan karyanya.Β "Orang-orang perdagangan itu orang-orang profesional dan indeenden, Pak SBY itu orang baik janganlah begitu. Nggak mungkin dia mempromosikan dengan begitu. Jadi ini nggak perlu salahkan siapa-siapa," jelas politisi nyentrik yang akrab disapa Poltak
ini.
Sudah sepantasnya, lanjut Ruhut, masyarakat dikenalkan dengan lagu SBY. "Dan aku rasa ya, tanpa dipromosikan pun harusnya kita mengenal lagu karya presiden kita, bagus lo lagunya Pak SBY itu," ucapnya
Sebelumnya dalam ujian tes CPNS Kemdag yang digelar pada Rabu (12/10) pagi, dalam soal pengetahuan umum ada soal mengenai lagu SBY. Dalam soal pilihan berganda itu peserta diminta menjawab salah satu lagu SBY di album ketiga.
(lia/ndr)











































