"Pasti tidak akan terjadi (disuruh mundur), karena UU juga tidak ijinkan itu. Saya akan belain Pak Marzuki kalau sampai itu terjadi," kata Priyo.
Priyo mengatakan, pimpinan DPR akan tetap mendengar kritikan dari anggotanya. Politisi berkacamata ini juga menegaskan jika Partai Golkar tidak punya niat untuk menggulingkan Marzuki Alie sebagai Ketua DPR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Priyo berharap persoalan saling menyalahkan ini jangan terus dilanjutkan. Ini bisa memperburuk citra DPR.
"Alhamdulillah saya rasa semua sudah bagus-bagus saja, ini jangan diteruskan. Mari kita sudahi ini. Karena ada tugas besar yang menanti kita di depan," terang pria berkacamata ini.
Pimpinan DPR lainnya Taufik Kurniawan merasa tidak ada relevansinya pengundangan Komjen Timur Pradopo ke DPR berujung pada penggulingan ketua DPR. Lebih baik semua ketegangan ini diselesaikan dengan kepala dingin.
"Tidak ada itu relevansinya (meminta mundur), tidak ada alasan apa-apa. Semua harus kepala dingin. Permintaan itu terlalu jauh, dan saya rasa sejauh ini kita solid," kata Taufik.
Taufik mengungkapkan, pertemuan pimpinan dengan calon Kapolri kemarin tidak terjadi kesepakatan apapun. Pertemuan itu hanya perkenalan.
"Yang pasti pertemuan itu tidak ada deal politik apapun," tutur politisi Partai Amanat Nasional ini.
(van/gun)











































