"Kami membawa uang tunai Rp 500 juta. Lalu akan menyusul obat-obatan," kata Agung Laksono kepada wartawan di Manokwari, Papua, Sabtu (9/10/2010).
Agung dan Salim berangkat menuju Wasior pagi ini menggunakan pesawat perintis. Ada 12 orang yang ikut dalam rombongan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Satu orang meninggal dunia mendapat santunan Rp 4 juta," tegas Salim.
Pemberian bantuan tersebut dalam rangka perhatian pemerintah terhadap korban yang tewas maupun luka di Wasior. Setelah proses tanggap darurat selesai, maka wilayah Wasior akan memasuki masa rehabilitasi.
Setelah itu, pemerintah akan mencegah agar kejadian tidak berulang. Masalah hutan gundul dan pemukiman di kawasan tersbut akan dikaji.
Terkait masalah pembalakan liar, pemerintah sudah menyatakan ketidaksetujuannya terhadap aksi tersebut. Namun, ada kemungkinan penyebab lain dari banjir bandang yakni, curah hujan tinggi, lahan curam dan kondisi hutan yang rapuh.
Rencananya, sore ini rombongan juga akan kembali bertolak ke Jakarta. Sementara itu, Presiden SBY dijadwalkan akan tiba di Wasior Minggu besok.
(mad/mad)











































