5 Akademisi Kawakan 'Intervensi' MA Tentang PK Bibit-Chandra

5 Akademisi Kawakan 'Intervensi' MA Tentang PK Bibit-Chandra

- detikNews
Kamis, 07 Okt 2010 21:40 WIB
5 Akademisi Kawakan Intervensi MA Tentang PK Bibit-Chandra
Jakarta - 5 akademisi yang tergabung dalam sahabat-sahabat pengadilan (Amicus Curiae) memberikan masukan keterangan tertulis (Ad Informandum) kepada Mahkamah Agung (MA). Keterangan itu terkait Peninjauan Kembali (PK) kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah.

Amicus Curiae ini yaitu Hamid Chalid dan Topo Santoso dari Universitas Indonesia, Ningrum Sirait dari Universitas Sumatera Utara, Laode Syaif  dari Universitas Hasanuddin, Makassar dan Edward O.S. Hiariej dari Universitas Gadjah Mada.

"Karena yang lain sibuk, saya sendirian yang datang ke MA. Pendapat ini intinya, kami concern dengan kasus Bibit-Chandra dan terpanggil memberikan intervensi positif ke MA karena kami berkepentingan dengan tegaknya nilai keadilan. Masyarakat pun ingin melihat proses hukum yang benar," kata Laode kepada wartawan di gedung Mahkamah Agung (MA) Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Kamis (7/10/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam keterangan tertulis setebal 27 halaman tersebut, sahabat-sahabat pengadilan tersebut memberikan masukan atas kasus tersebut dalam kacamata akademis. Mereka memberikan pandangan hukum, konstruksi hukum dan logika hukum atas kasus tersebut.

"Jika ini dianggap sebagai intervensi, ya, dalam arti positif intervensi,” ujarnya.

Dalam kesimpulan mereka, perkara pidana Bibit dan Chandra sesungguhnya memang sepenuhnya hasil rekayasa, sesuatu yang sama sekali tidak ada (no case at all) namun 'diada-adakan', sehingga sudah selayaknya kedua perkara tersebut dihentikan dengan cara membatalkan Putusan Pengadilan Tinggi DKI.

Oleh karena itulah mereka berpendapat sudah seharusnya penuntutan perkara pidana Bibit dan Chandra ini dihentikan.

"Kami serahkan ke panitera untuk dijadikan pertimbangan hukum hakim," tegasnya.

(asp/irw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini