"Kita bertemu untuk lebih mengenal Chandra. Tak ada uang satu rupiah pun," kata Panda usai rapat dengar pendapat dengan KPK di Komisi III DPR, Senayan, Jakarta (7/10/2010).
Panda mengeluarkan statement tersebut sebagai argumen atas tudingan soal pertemuan di Hotel Dharmawangsa antara PDIP dengan Miranda S Goeltom sebelum proses seleksi di DPR. Dia menegaskan, bertemu dengan seorang calon adalah hal biasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan Panda ini sebelumnya dilontarkan saat rapat berlangsung. Dia mempersoalkan penetapan tersangka atas dirinya dan sejumlah aturan di KPK yang terasa janggal.
Pria yang tampil dengan pakaian serba hitam ini juga mengkritik SOP di KPK yang melarangnya membawa ponsel dan pulpen saat pemeriksaan. Termasuk surat dakwaan yang disalin ulang dalam putusan hakim terhadap rekannya di PDIP, Dudhie Makmun Murod.
Merespons pertemuan di Hotel Hilton, Chandra Hamzah enggan berkomentar. Dia hanya tersenyum sambil berlalu.
Saat didesak soal uang, dia juga mengelaknya. "Maksudnya apa?", ucap Chandra singkat.
(mad/lh)











































