"Saya akan bentuk tim untuk evaluasi jajaran pemerintah termasuk daerah. Mana-mana belanja rutin yang tidak diperlukan," kata SBY.
Hal itu disampaikan SBY saatjumpa pers di Kantor Presiden, Jalan Veteran, Jakarta, Kamis (7/10/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selama ini barangkali digunakan tapi setelah diteliti ternyata tidak diperlukan ya harus dihilangkan," kata SBY.
Nantinya, kata SBY, setelah tim bekerja, dirinya akan mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) dan Peraturan Presiden (Perpres) tentang bagaimana penghematan secara kongkret mulai 2011.
"Dalam APBN 2011, defisit 1,7 persen, lebih rendah dari tahun lalu. Kita harus sudah mulai menuju anggaran berimbang," kata SBY.
Namun ada usulan agar menambah APBN sebesar 0,4 persen. Namun SBY tidak menyetujuinya karena hanya pemborosan saja. Apalagi, dengan menambah anggaran sama saja dengan menambah utang negara.
"Ada yang usul supaya ditambah 0,4 persen saya tidak setuju karena tidak ada urgensinya karena 0,4 persen itu sama dengan Rp 28 triliun. Untuk apa utang sebanyak itu kalau tidak diperlukan," ujar SBY.
(ken/ndr)











































